Camat Tanjung Redeb Berharap Semua Usulan Prioritas Dalam Musrenbang Terealisasi

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Camat Tanjung Redeb, Toto Marjito, mengungkapkan kendatipun kegiatan  peningkatan drainase di wilayahnya telah berjalan baik. Namun, masih terdapat sejumlah Kelurahan yang mengalami banjir hingga mengganggu aktivitas, termasuk kegiatan belajar mengajar di Sekolah. 

 

"Membuat kondisi hampir di setiap sisi jalan, baik yang memiliki drainase besar maupun kecil, terdapat endapan lumpur, sampah, dan rumput yang akhirnya menyebabkan banjir," papar Camat Toto Marjito dalam kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tanjung Redeb di Pendopo Kecamatan pada Kamis (20/2/2025) lalu.

 

Selain persoalan drainase, usulan dari enam kelurahan di Kecamatan Tanjung Redeb juga menyoroti perlunya peningkatan pengelolaan sampah dan penerangan jalan. Toto berharap agar semua usulan prioritas yang telah disampaikan dapat direalisasikan oleh Pemkab Berau.

 

"Kami berharap bila memang belum bisa direalisasikan secara penuh, paling tidak bisa diwujudkan melalui Pokok Pikiran  DPRD sesuai daerah pemilihan di Tanjung Redeb," tambahnya.

 

Ia juga mengimbau agar anggota DPRD Berau dapat melibatkan Camat, Lurah, serta Forum RT dalam setiap kegiatan reses guna menampung aspirasi masyarakat secara lebih efektif. 

 

Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa peningkatan infrastruktur di Kecamatan Tanjung Redeb telah masuk dalam Rencana Kerja (Renja) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk tahun 2025. 

 

"Untuk kegiatan revitalisasi, peningkatan jalan, drainase, serta lanjutan pembangunan dari tahun sebelumnya telah kami masukkan dalam rencana kerja. Oleh karena itu, saya meminta agar usulan prioritas yang sudah masuk ke OPD benar-benar direalisasikan, termasuk penanganan drainase dan banjir," katanya. 

 

Sri Juniarsih juga menyadari bahwa permasalahan banjir dan sampah masih menjadi tantangan besar dalam mempercantik wajah Kota Berau.  "Kecamatan Tanjung Redeb adalah wajah pertama Kabupaten Berau. Saat wisatawan datang, inilah yang mereka lihat pertama kali. Karena itu, persoalan banjir dan sampah harus segera diselesaikan," tegasnya. 

Ia menyoroti bahwa drainase yang tersumbat oleh sampah, lumpur, atau rumput menyebabkan air tidak mengalir dengan baik, sehingga saat hujan deras turun, genangan dan banjir kerap terjadi. Oleh sebab itu, ia meminta OPD terkait serta seluruh Ketua RT untuk segera menindaklanjuti permasalahan ini.  (sep/FN)